Satu hal yang membuat saya ragu saat pertama kali berniat menulis artikel ini, adalah karena saya perempuan. Subjektif? Mungkin. Tapi saya mencoba untuk tidak melakukannya. Meski terlalu sulit saat orang lain yang menjadi hakim penilainya. Yah, tulisan ini sengaja saya dedikasikan kepada semua perempuan, saya perlu mengucap terima kasih, curhatan kalian, air mata kalian, keluh kesah kalian, menjadikan saya sedikit pandai, pandai meningkahi setiap takdir yang menyapa hidup saya. Tidak. Saya tidak ingin mengatakan bahwa laki-laki itu tidak penting, tidak membawa manfaat bagi hidup saya, sama sekali tidak demikian. Tapi saya sungguh-sungguh ingin berbagi, dengan teman-teman perempuan, bahwa yang mereka anggap ...
Jeruk manis asal Kabupaten Kepulauan Selayar, atau yang lebih dikenal dengan Jeruk Selayar adalah salah satu tanaman hortikultura lokal yang terdapat di Indonesia. Jeruk selayar bersifat endemik di Kabupaten Kepulauan Selayar, dan hingga saat ini belum berhasil dibudidayakan di daerah lain.
Satu sisi, sifat endemik menjadikan suatu spesies memiliki ciri khas, yang tentu saja tidak dimiliki oleh spesies lain. Jeruk selayar memiliki aroma yang harum, lapisan kulit luar (flavedo) tebal dan memisah secara tegas dengan lapisan kulit dalam (albedo). Albedo tidak pahit jika dimakan bersama daging buah. Daging buah bertekstur lembut dan manis. Namun di sisi lain, sifat endemik menjadikan tanaman tersebut cenderung melakukan inbreeding, sehingga menghilangkan potensi heterozigot tanaman, yang lambat laun akan mengikis sifat-sifat unggul yang dimiliki.
Inbreeding atau perkawinan keluarga adalah perkawinan individu-individu yang memiliki hubungan kekeluargaan lebih dekat. Inbreeding pada tumbuhan umumnya dijumpai pada tumbuhan yang melakukan penyerbukan sendiri, atau perkawinan dalam varietas. Inbreeding menyebabkan tidak adanya sumber genetik baru dalam populasi. Efek genetiknya adalah suatu peningkatan dalam keadaan homozigot. Dengan adanya inbreeding, presentase heterozigot dalam keturunan akan berkurang dengan cepat. Sebaliknya sifat homozigot bertambah dengan cepat. Dengan demikian, jika dalam suatu spesies terdapat sifat yang tidak diinginkan, seperti rasa asam, maka dalam keadaan homozigot resesif (misalnya rasa asam = aa), kemungkinan besar akan timbul rasa asam yang terus menerus pada keturunannya.
Selain berkurangnya sifat-sifat unggul, sifat homozigot resesif seringkali diikuti dengan timbulnya serangan penyakit yang bersifat epidemi. Epidemi suatu penyakit akan menyerang seluruh tanaman, yang berujung pada hilangnya sumber genetik yang baik dan tentu menyebabkan kerugian yang besar pada petani.
Dengan demikian, diperlukan suatu upaya serius untuk mengatasi permasalahan ini. Mengingat selain sifatnya yang endemik, jeruk selayar juga merupakan tanaman komoditi yang memiliki nilai ekonomi tinggi, menjadi brand bagi sentra hortikultura Kabupaten Kepulauan Selayar. Salah satu upaya konkrit yang ditawarkan kepada Dinas Pertanian dan masyarakat petani setempat adalah melakukan percobaan persilangan/perkawinan antar varietas, menguji silang dengan berbagai varietas unggul lokal Indonesia, dan melakukan screening gen-gen yang diinginkan untuk mempertahankan sifat-sifat unggul jeruk selayar. Jika sifat genetik yang unggul dapat dipertahankan, maka dengan sendirinya jeruk selayar akan menjadi komoditi yang siap bersaing di pasar hortikultura nasional, bersama jeruk medan ataupun jeruk impor. Keberhasilan tersebut juga akan diikuti oleh meningkatnya kesejahteraan petani buah dan percepatan pembangunan daerah. Semoga…
My sweet library, 15 Desember 2011
Beruntung, jauh dari inbreeding, belum pernah terjebak di suku sendiri